Segudang Manfaat Coklat

        Cokelat berasal dari biji buah kakao yang bernama latin Theobroma cacao. Wikipedia (2018) menyatakan bahwa Kakao merupakan tumbuhan yang butuh sinar matarahi cukup. Umumnya, Kakao dapat berbuah setelah berumur empat tahun. Penyebab biji Kakao terasa pahit adalah kandungan alkanoid. Wiijaya (2012) menyatakan bahwa kandungan alkanoidlah yang menyebabkan biji Kakao terasa pahit.
Pada umumnya, cokelat dibedakkan  menjadi tiga macam yaitu : cokelat pekat, cokelat susu, dan cokelat putih. Perbedaan dari jenis-jenis cokelat ini didasari dari bahan tambahan saat pengolahannya. Seperti yang dikemukakan oleh  Brown (2010) bahwa ketiga macam cokelat dibedakan dari komposisi pengolahannya antara lain kandungan cokelat, gula, dan bahan tambahan lain.
Cokelat memiliki banyak manfaat milau dari kesehatan, mental, hingga kecantikan. Tidak hanya dimakan, cokelat juga dapat digunakan dengan cara penggunaan luar. Contohnya pada penggunaan masker wajah. Bahkan dibeberapa salon perawatan kecantikan menawarna masker cokelat sebagai salah satu pelayanannya. Makanan di generasi milenial ini seolah tidak terlepas dari cokelat. Bukan hanya untuk kue atau makanan ringan namun, penggunaan cokelat juga diaplikasikan pada saus untuk makanan sejenis ayam goreng. Selain rasanya yang enak cokelat juga memiliki banyak manfaat bagi tubuh.
Cokelat memiliki efek baik bagi jantung. Brotodjojo (2008:08) menyatakan bahwa kandungan Asam Oleat yang telah dipelajari dalam studi epidemiologis pada penduduk mediterania menyimpulkan bahwa cokelat memiliki dampak positif bagi kesehatan jantung. Cokelat juga memberikan efek penenang seperti pernyataan oleh Kusnendar (2013) bahwa cokelat dapat melepaskan hormon endorphins yang menyebabkan perasaan tenang.
Cokelat dipercaya dapat memperbaiki otot. Dilansir dari Kompas.com Cahya (2018) menyatakan bahwa cokelat memiliki potensi untuk memulihkan tubuh secara cepat terutama untuk pemulihan otot. Cokelat juga bermanfaat untuk menormalkan tekanan darah pada ibu hamil seperti yang diungkapkan oleh Yulia (2018) bahwa komponen Theobromin pada coklat berperan untuk mendinamiskan tekanan darah yang dapat mengurangi resiko cacat pada janin.
Cokelat memiliki peran untuk menjaga kesehatan janin. Komarudin (2018) menyatakan bahwa kandungan antioksidan pada cokelat dapat meningkatkan kekebalan tubuh ibu hamil sehingga turut menjaga kesehatan janin. pernyataan ini telah dibuktikan juga dimana menurut blog resmi tanya dokter oleh Frisian Flag (2012) menyebutikan bahwa mengonsumsi coklat dalam jumlah wajar dapat meningkatkan imun ibu hamil.
Cokelat juga bermanfaat untuk kecantikan wajah. Menurut Mufida (2017) cokelat bermanfaat untuk mencegah penuaan dini. Selain itu cokelat juga dapat menjadi masker untuk mencerahkan kulit seperti yang diungkapkan oleh Admin (2015) bahwa coklat yang dipadukan dengan susu untuk dijadikan masker memiliki manfaat membuat majah tampak lebih cerah.
Apabila cokelat dikombinasikan dengan kopi dapat menghasilkan khasiat sebagai pengangkat sel-sel kulit mati. Mecadinisa (2017) menyatakan bahwa mencampurkan kafein dengan coklat hitam dapat berguna untuk mendetok kulit wajah secara efektif dengan cara sederhana dan tradisional tampa tambahan bahan kimia buatan.
Cokelat memiliki manfaat untuk meningkatkan kinerja otak. Wijaya (2017) menyatakan bahwa kandungan flavonid pada coklat dapat mencegah penurunan fungsi kognitif pada usia lanjut. Namun teori ini masih terus dikaji ulang oleh para peneliti untuk memastikan apa cokelat efektif untuk meningkatkan fungsi otak sehingga nantinya memungkinkan untuk menjadi obat bagi penderita alzeimer, yaitu penyakit yang menyerang fungsi otak sehingga pengidapnya tidak dapat mengakses ingatannya.
Dilansir dari TAMAGOlife.com (2015) cokelat dapat melindungi otak dari kerusakan akibat radikal bebas karena kandungan antioksidan yang tinggi pada cokelat. Bahkan kandungan antioksidan pada coklat lebih tingggi daripada kandungan pada superfood. Selain tiu bubu coklat juga dapat mencegah penuaan dari otak dan menjaga suplai darah ke otak menjadi lancar.
Dari semua pernyataan di atas, dapat disimpulkan bahwa cokelat memiliki segudang manfaat baik untuk tubuh manusia tentunya bila dikonsumsi secara wajar dan dalam ambang persen Angka Kecukupan Gizi (AKG) yang tepat oleh setiap individu, karena setian individu memiliki ambang yang berbeda tergantung pada berat badan, aktivitas tubuh, dan gender.
...

Daftar Rujukan

Admin. 2015. http://www.maskeralamiku.com/manfaat-masker-coklat-untuk-wajah/, diakses pada 23 September 2018, pukul 21.58 WIB.
Anonim. 2018. https://id.wikipedia.org/wiki/Cokelat, diakses pada 19 September 2018, pukul 20.23 WIB.
              . 2012. https://www.ibudanbalita.com/artikel/manfaat-cokelat-untuk-ibu-hamil 2012, diakses pada 20 September 2018, pada 00.45 WIB.
              . 2015. http://www.tamagoostyle.com/4-manfaat-dark-chocolate-untuk-otak, diakses pada 24 September 2018, pukul 01.35 WIB.
Brotodjojo, Linda Carolina. 2008. All About Chocolate. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.
Brown, A. C. 2010. Understanding Food: Principles and Preparation (Fourth ed.). Belmont: Cengage Learning.
Cahya, Kahfi Dirga. 2018. https://lifestyle.kompas.com/read/2018/02/15 /211829620/5- manfaat-cokelat-bagi-kesehatan, diakses pada19 September 2018, pukul 22.38 WIB.
Khomarudin, Asep. 2018. http://www.solusisehatku.com/inilah-bahaya-dan-manfaat-coklat-untuk-ibu-hamil, diakses pada 19 September 2018, pukul 23.13 WIB.
Kusnendar. 2013. https://www.kusnendar.web.id/2013/06/kandungan-dan-manfaat-mengkonsumsi-coklat-bagi-kesehatan.html, diakses pada 19 September 2018, pukul 21.13 WIB.
Mecadinisa, Nabila. 2017. https://www.liputan6.com/fashion-beauty/read/2838076/ini-manfaat-cokelat-untuk-kecantikan, diakses pada 23 September 2018, pukul 23.53 WIB.
Mufida. 2017. http://www.infopeluangusaharumahan.com/manfaat-masker-coklat/, diakses pada 20 September 2018, pukul 01.33 WIB.
Wijaya, Adi. 2012. http://permathic.blogspot.com/2012/11/kandungan-dan-manfaat-coklat-bagi.html, diakses pada 19 September 2018, pukul 20.40 WIB.
Wijaya, Hendra. 2017. https://hellosehat.com/hidup-sehat/fakta-unik/cokelat-untuk-kecerdasan-otak/, diakses pada 24 September 2018, pukul 01.17 WIB.
Yulia, Yana. 2018. https://hamil.co.id/nutrisi-ibu-hamil/makanan-sehat/manfaat-coklat-untuk-ibu-hamil, diakses pada 19 September 20IB.18, pukul 23.00 WIB.

Komentar